Sayyidina Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menyatakan kesaksiannya:
ما اعطيت امة من اليقين افضل مما اعطيت امتى
“Tiada umat yang dianugerahi keyakinan lebih afdhal (utama) daripada yang dianugerahkan Allah kepada umatku.” [Diriwayatkan oleh Al-Hakim, berasal dari Sa’ad bin Mas’ud Al-Kindi.]
Yakni: tiada umat lain yang hatinya oleh Allah dilimpahi sinar cahaya untuk dapat membuka dada guna mengenal-Nya hingga dapat ber-mujahadah melawan nafsunya sendiri berdasarkan jalan yang selurus-lurusnya, hingga masalah akhirat bagi mereka seolah-olah dapat dilihat dengan terang dan nyata …. Tidak ada umat lain yang beroleh limpahan karunia lebih utama atau sama dengan yang dilimpahkan Allah kepada umatku (beliau Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam).
Hendaklah kita mengisi hari-hari kita dengan memperbanyak bershalawat kepada Nabi. Rasulullah ﷺ telah diberi keutamaan yang luar biasa yang tidak diberikan kepada makhluk sebelum ataupun sesudah Beliau. Oleh sebab itu kita wajib bersyukur kepada Allah karena dijadikan umat Nabi Muhammad ﷺ, karena para Nabi sangat cemburu untuk bertemu Nabi Muhammad ﷺ, ingin menjadi umat Beliau. Kita tidak pernah meminta untuk menjadi umat Nabi, tapi kita telah dimuliakan dengan dijadikan sebagai umat Nabi. Maka kita harus menjaga kehormatan dan kemulian yang telah Allah berikan ini.
