Rasulullah S.a.w bersabda: "Sampaikan dariku walau hanya satu ayat"
Dan juga Nabi Muhammad S.a.w bersabda: "Hendaklah orang yang hadir di antara kamu sekalian menyampaikan kepada orang yang tidak hadir"
Maka tentunya kita berkata: “Sami’na wa Atha’na Ya Rasulullah” (Kami dengar dan kami patuh Ya Rasulullah)
Lalu berserulah kita, wahai saudaraku...: "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa". (QS 3: 133).
Hikayat Serba Salah
Ada sebuah hikayat untuk tidak 'terlalu mendengarkan ucapan orang' jika kita dalam kebenaran, jika kita dalam kebenaran maka jangan terlalu memikirkan ucapan orang, nanti menjadi gila, karena pernah terjadi ada sebuah hikayat dalam ilmu ushul.
Memberi yang dipunyai
Setiap Nabi Isa A.s. lewat di depan kerumunan Bani Israil, mereka selalu memperlakukannya dengan jelek dan melemparkan kata-kata kotor kepadanya. "Mengapa mereka begitu?" tanya Syam'un, murid terdekatnva, "Jangan aneh! Sebab orang hanya bisa memberi apa yang dia punya", jawab Nabi Isa A.s.
Subscribe to:
Comments (Atom)
